Berkenalan dengan HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

By on April 17, 2015

Banyak yang sudah mendengar istilah HTTP bagi mereka yang suka bermain di dunia maya. Untuk itu semoga artikel ini bisa membantu anda untuk lebih mengetahui apa itu HTTP atau Hypertext Transfer Protocol.

  1. Defenisi HTTP

adalah sebuah protokol untuk melakukan request/komunikasi antara client dan server.

Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.

  1. Sejarah HTTP

Protokol HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990.

Pada saat tersebut yang dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0.9 ini adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang tipe dari dokumen. Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dalam pengiriman data dokumen. Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi 1999 proxy, cache dan koneksi yang persisten.

  1. Cara Kerja HTTP

 cara-kerja-web

Ilustrasi http. Sumber Gambar: google.com

Bila kita mengklik link hypertext atau kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser, maka Anda sedang mentransfer URL ke browser, dan Dari URL ini browser Anda tahu server mana yang akan dihubungi dan file apa yang diminta kemudian  web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server selanjutnya akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.

3.1 Metode Request

HTTP menetapkan sembilan metode (kadang disebut “verbs”) yang menunjukkan tindakan yang ingin dilakukan terhadap webserver. Hal yang diwakili sumber ini, berupa data yang sudah ada atau data yang diciptakan secara dinamis, bergantung pada implementasi server. Biasanya sumber ini berkaitan dengan file atau output file pelaksana yang berada diserver.

  • HEAD

Meminta tanggapan yang identik dengan tanggapan yang sesuai dengan permintaan GET, namun tanpa BODY tanggapan. Ini berguna untuk mengakses informasi meta yang tertulis dalam HEAD tanggapan tanpa perlu mengambil seluruh konten.

  • GET

Meminta representasi sumber tertentu. Permintaan menggunakan GET (dan beberapa metode HTTP lain) “tidak boleh memiliki kepentingan melakukan tindakan selain pengaksesan”. W3C telah menerbitkan prinsip panduan mengenai perbedaan ini dengan menyatakan, “desain aplikasi web harus mematuhi prinsip di atas, serta batasan sejenis.

  • POST

Mengirimkan data untuk diproses (misalnya dari bentuk HTML) ke sumber teridentifikasi. Data dimasukkan dalam BODY permintaan. Ini dapat menghasilkan pembentukan sumber baru atau pemutakhiran sumber yang sudah ada atau keduanya.

  • PUT

Mengunggah representasi sumber tertentu.

  • DELETE

Menghapus sumber tertentu.

  • TRACE

Melacak permintaan yang diterima, sehingga klien dapat melihat perubahan atau tambahan yang dilakukan oleh server perantara.

  • OPTIONS

Mengembalikan metode HTTP yang didukung server untuk URL tertentu.

  • CONNECT

Menukarkan koneksi permintaan dengan TCP/IP.

  • PATCH

Menerapkan modifikasi parsial terhadap sumber.

3.2 Sesi HTTP

Sebuah sesi HTTP adalah urutan transaksi permintaan dan respons jaringan dengan menggunakan protokol HTTP. Sebuah klien HTTP akan memulai sebuah permintaan. Klien tersebut akan membuka sebuah koneksi Transmission Control Protocol|Transmission Control Protocol (TCP) ke sebuah port tertentu yang terdapat dalam sebuah host (umumnya port 80 atau 8080). Server yang mendengarkan pada port 80 tersebut akan menunggu pesan permintaan klien. Saat menerima permintaan, server akan mengirimkan kembali baris status, seperti “HTTP/1.1 200 OK”, dan pesan yang hendak diminta, pesan kesalahan atau informasi lainnya.

Berikut ini adalah contoh transaksi yang dilakukan oleh server dan klien S = Server C = Client

C : (Inisialisasi koneksi)

C : GET /index.htm HTTP/1.1

C : Host: www.wikipedia.org

S : 300 OK

S : Mime-type: text/html

S :

S : — data dokumen —

S : (close connection)

Pengembangan HTTP

Pengembangan standar HTTP dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang menghasilkan publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), antara lain RFC 2616 yang mendefinisikan tentang HTTP/1.1. (dipublikasikan pada bulan Juni 1999).

Kesimpulan

HTTP adalah sebuah protokol komunikasi antara client dan server.

Client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu diwebserver (biasanya port 80).

Sebuah server HTTP yang mendengarkan diport tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti “GET / HTTP/1.1” (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIMEyang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1,1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti “200 OK”, dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.

Author, Bingki Parmaza

Referensi, Berbagai sumber

About Bingki Parmaza

Leave a Reply